Media Berita Surabaya – Kebakaran hebat melanda Rusunawa Sombo menjelang waktu berbuka puasa. Api berkobar di salah satu bagian rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang berada di kawasan padat penduduk, memicu kepanikan warga yang tengah bersiap menyambut azan magrib.
Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari petugas pemadam kebakaran yang berjibaku memadamkan api di tengah sempitnya akses dan padatnya pemukiman.
Api Berkobar Saat Warga Bersiap Berbuka
Kebakaran terjadi pada sore hari ketika sebagian besar penghuni Rusunawa Sombo tengah menyiapkan hidangan berbuka puasa. Asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi, disertai kobaran api yang dengan cepat menyebar ke bagian bangunan.
Sejumlah warga panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang berharga mereka. Anak-anak dan lansia segera dievakuasi menjauh dari lokasi kebakaran demi keselamatan.
17 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Untuk mengendalikan api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengerahkan sedikitnya 17 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos. Petugas harus bekerja ekstra keras karena lokasi rusunawa berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang relatif sempit.
“Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” ujar salah satu petugas di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-api-saat-membakar-Rusunawa-Sombo.jpg)
Baca juga: Bareskrim Gerebek Kantor Peleburan Emas di Surabaya, Usut TPPU Rp 25,8 Triliun
Tantangan Pemadaman di Kawasan Padat
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat banyaknya warga yang berkumpul di sekitar lokasi serta terbatasnya ruang gerak kendaraan pemadam. Selain itu, angin yang bertiup cukup kencang turut mempercepat penyebaran api.
Meski demikian, berkat koordinasi yang baik, api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama beberapa waktu.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Masih Didata
Dalam peristiwa ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, sejumlah unit hunian mengalami kerusakan akibat kebakaran. Beberapa penghuni terpaksa mengungsi sementara karena unit tempat tinggal mereka terdampak asap dan api.
Pihak terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah unit yang terdampak serta total kerugian material akibat kebakaran tersebut.
Dugaan Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau aktivitas rumah tangga menjelang berbuka puasa, namun kepastian penyebab akan ditentukan setelah pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran ulang.
Imbauan Waspada Selama Ramadan
Pemerintah Kota Surabaya mengimbau masyarakat, khususnya penghuni rumah susun dan kawasan padat penduduk, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran selama bulan Ramadan. Penggunaan peralatan listrik dan aktivitas memasak diharapkan dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kejadian serupa.
Kejadian kebakaran di Rusunawa Sombo ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi risiko kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat.