Media Berita Surabaya – Dalam rangka memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama Hari Raya Idulfitri, Rumah Sakit Ubaya menyiagakan sekitar 150 tenaga medis dan membuka layanan selama 24 jam tanpa henti.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan rumah sakit dalam menghadapi potensi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan selama masa libur Lebaran, termasuk kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
Siagakan Ratusan Tenaga Medis
Manajemen RS Ubaya memastikan bahwa tenaga medis yang disiagakan terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga pendukung lainnya. Mereka akan bertugas secara bergiliran untuk memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal.
Selain itu, unit gawat darurat (UGD) juga disiapkan untuk menangani pasien yang membutuhkan penanganan segera selama periode Lebaran.

Baca juga: PPPK Paruh Waktu Surabaya Tetap Terima THR Rp 2 Juta Meski Hitungannya Dapat Rp 700 Ribuan
Layanan Kesehatan Tetap Berjalan 24 Jam
Selama libur Lebaran, RS Ubaya tetap membuka layanan kesehatan secara penuh selama 24 jam. Hal ini bertujuan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan medis kapan pun dibutuhkan.
Rumah sakit juga memastikan ketersediaan obat-obatan serta fasilitas penunjang medis lainnya dalam kondisi siap digunakan.
Antisipasi Lonjakan Pasien
Pihak rumah sakit mengantisipasi adanya lonjakan pasien selama libur Lebaran, baik akibat kelelahan perjalanan mudik, penyakit musiman, maupun kondisi darurat lainnya.
Dengan menyiagakan tenaga medis dalam jumlah besar, RS Ubaya berharap dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.
Imbauan Jaga Kesehatan
RS Ubaya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalani aktivitas Lebaran, termasuk saat mudik dan berkumpul bersama keluarga.
Masyarakat diingatkan untuk menjaga pola makan, cukup istirahat, serta tetap memperhatikan kondisi tubuh agar terhindar dari gangguan kesehatan.
Dengan kesiapan layanan dan tenaga medis yang memadai, RS Ubaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.