Dior Dior Dior
Berita  

Kemenkraf Ajak Sineas Muda Surabaya Kembangkan Perfilman Nasional Lewat Bicara Film

Dior

Media Berita Surabaya – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali mengajak para sineas muda di Surabaya untuk berperan aktif dalam pengembangan industri perfilman nasional. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan “Bicara Film”, sebuah program edukatif yang dirancang untuk mendorong kreativitas dan memperluas pengetahuan para pelaku film pemula maupun yang sedang berkembang.

Bicara Film Jadi Ruang Bertukar Gagasan

Program “Bicara Film” hadir sebagai wadah diskusi dan pembelajaran bagi generasi muda yang tertarik pada dunia sinema. Kemenkraf menilai bahwa Surabaya memiliki potensi besar sebagai pusat lahirnya talenta kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dior

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari penulisan skenario, penyutradaraan, manajemen produksi, hingga strategi pemasaran film. Para narasumber dihadirkan dari kalangan praktisi, akademisi, hingga pelaku industri film independen.

“Kami ingin para sineas muda memahami bahwa membuat film bukan hanya soal kreativitas, tetapi juga manajemen dan keberlanjutan. Bicara Film adalah ruang berbagi, belajar, dan membangun jejaring,” ujar salah satu perwakilan Kemenkraf.

Dorong Anak Muda Berani Berkarya

Kemenkraf menilai perkembangan perfilman Indonesia sedang berada pada momentum positif. Banyak karya anak muda kini mampu menarik perhatian festival film internasional. Oleh karena itu, pemerintah ingin semakin banyak sineas dari daerah yang mendapatkan panggung dan peluang serupa.

Generasi muda Surabaya didorong untuk berani menciptakan karya orisinal, menggali isu lokal, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkaya produksi film.

“Jangan takut berkarya. Film yang baik tidak selalu harus berbiaya besar. Yang terpenting adalah gagasan kuat dan kemampuan mengemas cerita,” kata narasumber lainnya.

Kemenkraf juga menekankan bahwa film tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sarana pendidikan, refleksi sosial, bahkan alat diplomasi budaya.

Sineas Muda Surabaya
Sineas Muda Surabaya

Baca juga: Sopir Curi Toyota Innova Venturer Majikan di Surabaya, Motif Mengaku Buat Biaya Nikah

Kolaborasi Lokal Diharapkan Makin Kuat

Dalam kesempatan tersebut, Kemenkraf mengajak komunitas film lokal, universitas, dan rumah produksi untuk memperkuat kolaborasi. Dengan ekosistem yang solid, lahirnya karya-karya berkualitas akan semakin mudah.

“Surabaya punya banyak komunitas kreatif. Jika kolaborasi diperkuat, akan tercipta ekosistem perfilman daerah yang sehat dan berkelanjutan,” kata pihak Kemenkraf.

Kegiatan “Bicara Film” juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mempresentasikan ide cerita mereka, yang kemudian mendapatkan masukan langsung dari ahli. Hal ini diharapkan dapat memberi gambaran nyata mengenai tantangan sekaligus peluang dalam industri perfilman.

Kemenkraf Siapkan Dukungan Lanjutan

Selain edukasi, Kemenkraf menyiapkan sejumlah fasilitas dan program lanjutan, seperti inkubasi kreatif, dukungan produksi, dan akses ke festival film nasional. Pemerintah berharap dukungan ini bisa memperkuat kapasitas sineas muda untuk menghasilkan karya yang kompetitif.

“Kami ingin memastikan bahwa potensi anak muda benar-benar tersalurkan. Dunia perfilman Indonesia butuh energi baru dari generasi penerus,” tegas Kemenkraf.

Antusias Peserta Tinggi

Kegiatan “Bicara Film” disambut antusias oleh para peserta, terutama mahasiswa dan komunitas film independen. Banyak yang merasa kegiatan ini memberikan wawasan praktis yang selama ini sulit mereka akses.

“Materinya sangat relevan. Kami jadi tahu bagaimana membawa film dari tahap ide sampai distribusi,” ujar salah satu peserta.

Harapan Besar untuk Masa Depan Film Lokal

Dengan terselenggaranya program ini, Kemenkraf berharap Surabaya bisa memperkuat posisinya sebagai salah satu kota kreatif yang melahirkan banyak sineas berbakat. Pemerintah menargetkan lahirnya lebih banyak karya lokal yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

“Industri film adalah masa depan ekonomi kreatif Indonesia. Kami ingin anak-anak muda Surabaya menjadi bagian dari perjalanan itu,” tutup perwakilan Kemenkraf.

Dior