Media Berita Surabaya – Aksi kejahatan terorganisir kembali terjadi di wilayah Jawa Timur. Komplotan bandit dengan modus ganjal ATM berhasil menggasak uang nasabah hingga Rp135 juta di rest area Tol Sidoarjo. Korban baru menyadari kejahatan itu setelah kartu ATM-nya tertelan dan saldo rekeningnya terkuras dalam hitungan menit.
Modus Ganjal ATM Masih Marak
Kejadian ini bermula saat korban, seorang pengusaha asal Surabaya, singgah di rest area untuk melakukan transaksi di ATM. Namun, mesin yang digunakannya tampak tidak berfungsi dengan normal. Setelah kartu dimasukkan, layar mesin menampilkan pesan error dan kartu tidak bisa keluar.
Merasa curiga tetapi tetap menunggu, korban akhirnya meninggalkan lokasi untuk mencari bantuan. Saat itu diduga para pelaku yang telah mengawasi dari kejauhan langsung mendekati mesin ATM, mengambil kartu yang telah diganjal, lalu menjalankan aksinya.
“Pelaku memanfaatkan celah di mana kartu korban tertahan. Begitu korban menjauh, mereka bergerak cepat mengeluarkan kartu dan melakukan transaksi,” ungkap salah satu penyidik.
Rekaman CCTV Ungkap Gerak-Gerik Pelaku
Polisi telah mengamankan rekaman CCTV dari area sekitar ATM. Dari video itu terlihat dua pria bertopi mondar-mandir dekat mesin ATM sebelum dan sesudah kejadian. Mereka tampak berpura-pura antre, namun sesekali mengamati situasi di sekitar rest area.
Setelah korban pergi, salah satu pelaku terlihat menunduk di depan mesin ATM, sementara pelaku lainnya mengawasi keadaan. Dalam waktu kurang dari tiga menit, mereka berhasil mengekstrak kartu korban lalu meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa.
Rekaman tersebut kini menjadi bukti penting dalam pengejaran komplotan yang diduga sudah beberapa kali beraksi dengan modus serupa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tiga-tersangka-pelaku-pencurian-uang-bermodus-ganjal-mesin-ATM-di-Sidoarjo-Jatim.jpg)
Baca juga: BOSDA SMP Gresik Dipastikan Aman, Meski Transfer ke Daerah Dipotong Rp 539 Miliar
Uang Rp135 Juta Raib dalam Hitungan Menit
Setelah melapor ke bank, korban terkejut mendapati bahwa saldo rekeningnya telah terkuras hingga mencapai Rp135 juta. Pelaku melakukan penarikan tunai berulang dan transfer cepat ke beberapa rekening penampung.
“Kerugian cukup besar karena pelaku melakukan transaksi secara bertubi-tubi dalam waktu sangat singkat,” jelas pihak bank saat dikonfirmasi.
Polisi: Pelaku Merupakan Komplotan Profesional
Satreskrim Polresta Sidoarjo menduga komplotan ini adalah jaringan lintas daerah yang sudah lama beroperasi. Cara kerja yang rapi, pembagian peran yang jelas, serta kecepatan mereka dalam mengeksekusi transaksi menunjukkan bahwa kelompok ini sangat terlatih.
“Kami menduga mereka komplotan profesional. Kasus ini bukan pertama dan kemungkinan masih ada korban lain,” tegas Kapolresta.
Petugas juga sedang menelusuri rekening yang menerima aliran dana dari hasil kejahatan tersebut.
Imbauan Polisi untuk Masyarakat
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat bertransaksi di ATM, terutama di lokasi sepi seperti rest area.
Beberapa imbauan yang disampaikan antara lain:
-
Periksa slot kartu sebelum memasukkan ATM
-
Jika kartu tertelan, jangan tinggalkan lokasi sebelum menghubungi bank
-
Gunakan ATM yang berada di lokasi ramai atau dalam pengawasan
-
Laporkan segera jika melihat alat atau benda mencurigakan pada mesin
“Kesigapan nasabah sangat penting. Modus ganjal ATM masih sering terjadi, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan,” tambah polisi.
Polisi Intensifkan Pengejaran
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan koordinasi dengan pihak bank terus dilakukan untuk melacak aliran transaksi.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kriminalitas perbankan yang semakin canggih.






