Dior Dior Dior
Berita  

Layanan RSUD Sidoarjo Terganggu Banjir, PU Diperintahkan Menindak Bangunan Di Sempadan Sungai

Dior

Media Berita Surabaya – Layanan di RSUD Sidoarjo sempat terganggu akibat banjir yang merendam sejumlah area di sekitar rumah sakit. Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat RSUD merupakan fasilitas vital yang harus tetap beroperasi optimal dalam kondisi apa pun. Menyikapi kejadian tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) diperintahkan untuk menindak tegas bangunan yang berdiri di sempadan sungai dan dinilai memperparah kondisi banjir.

Banjir terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah Sidoarjo dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke area sekitarnya.

Dior

Layanan Kesehatan Sempat Terdampak

Akibat genangan air, sejumlah layanan di RSUD Sidoarjo mengalami gangguan, terutama pada akses masuk rumah sakit dan area penunjang. Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan pelayanan medis kepada pasien tetap berjalan, dengan melakukan penyesuaian operasional di lapangan.

“Kami tetap mengutamakan keselamatan pasien dan tenaga medis. Beberapa jalur dialihkan agar pelayanan tetap berlangsung,” ujar perwakilan manajemen RSUD.

Petugas rumah sakit bersama tim tanggap darurat bergerak cepat melakukan pembersihan dan pengamanan area yang terdampak genangan.

Banjir Dinilai Akibat Penyempitan Alur Sungai

Pemerintah daerah menilai banjir yang mengganggu layanan RSUD tidak lepas dari menyempitnya alur sungai, salah satunya akibat maraknya bangunan liar dan permanen yang berdiri di sempadan sungai. Kondisi ini menghambat aliran air dan meningkatkan risiko luapan saat curah hujan tinggi.

“Bangunan di sempadan sungai jelas melanggar aturan dan memperbesar potensi banjir. Ini harus ditertibkan,” tegas pejabat pemerintah daerah.

Pemerintah menilai penanganan banjir tidak bisa hanya bersifat sementara, tetapi harus menyentuh akar persoalan.

Dinas PU Diperintahkan Bertindak Tegas

Sebagai tindak lanjut, Dinas PU diperintahkan untuk segera melakukan pendataan, penertiban, dan penindakan terhadap bangunan yang berdiri di sempadan sungai. Langkah ini dinilai penting untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air yang aman dan optimal.

Penindakan akan dilakukan secara bertahap, dengan mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami akan mulai dengan identifikasi bangunan yang melanggar, kemudian dilakukan langkah penertiban,” kata perwakilan Dinas PU.

RSUD Sidoarjo
RSUD Sidoarjo

Baca juga: Darurat Narkoba Pelajar di Jawa Timur: BNNP Jatim Temukan 100 Lebih Siswa Positif

Prioritaskan Perlindungan Fasilitas Vital

Pemerintah daerah menegaskan bahwa perlindungan fasilitas vital, seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat pelayanan publik, menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir. Gangguan terhadap RSUD dinilai tidak boleh terulang karena berdampak langsung pada keselamatan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Langkah normalisasi sungai, peningkatan kapasitas drainase, serta penataan kawasan sekitar RSUD masuk dalam agenda penanganan jangka menengah dan panjang.

Koordinasi Lintas OPD Diperkuat

Penanganan dampak banjir ini melibatkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas PU, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak RSUD. Koordinasi tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terintegrasi.

BPBD turut melakukan pemantauan kondisi cuaca dan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi.

Imbauan kepada Masyarakat

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di sempadan sungai dan turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam upaya pencegahan banjir.

“Kami butuh dukungan masyarakat. Sungai bukan tempat untuk membangun atau membuang sampah,” ujar pejabat setempat.

Evaluasi Tata Ruang dan Pengawasan

Kejadian ini juga menjadi bahan evaluasi terhadap pengawasan tata ruang di Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah daerah berkomitmen memperketat pengawasan agar pelanggaran serupa tidak terus berulang.

Penataan kawasan sungai ke depan akan diarahkan pada konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan, demi mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Harapan Layanan Kesehatan Kembali Normal

Seiring surutnya genangan dan langkah cepat penanganan, layanan RSUD Sidoarjo kini berangsur kembali normal. Pihak rumah sakit berharap tidak ada lagi gangguan yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus memantau kondisi lapangan dan memastikan upaya penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dior